Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Saturday, March 23, 2013

Serat Cukup, Tubuh Sehat



*Dimuat di Enviro Corner, Mading Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat. Oleh Laskar Enviro12*

Untuk jadi Mahasiswa aktif,  kreatif dan dinamis diperlukan semangat tinggi dan niat kuat yang didukung oleh tubuh dan sehat. Seperti ungkapan latin “Mens Sana In Corpore Sano : “Di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Salah satu komponen yang diperlukan tubuh adalah serat, yaitu karbohidrat kompleks yang terkandung dalam makanan nabati. Manfaatnya antara lain dapat menurunkan gula darah, kolesterol, dan bahkan dapat mencegah kanker usus besar, dan membantu mencegah terjadinya penyakit wasir. Sayangnya, masih banyak orang yang kurang mencukupi kebutuhan serat harian yang dianjurkan, yaitu 25-40 gram per hari.
Jenis Jenis Makanan Berserat Tinggi :
I  Beras Merah : Setiap cangkir beras merah mengandung 3,5 gram serat. Penelitian di Harvard baru-baru ini menemukan bahwa, makan lebih dari 5 porsi nasi putih dalam seminggu meningkatkan risiko Diabetes tipe 2 sebesar 17 persen. Namun jika kita menambahkan beberapa porsi beras merah per minggu akan dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 11 persen.

I  Buah Alpukat : Buah Alpukat merupakan salah satu sumber serat yang tinggi. Setiap 2 sendok makan alpukat mengandung sekitar 2 gram serat dan pada setiap satu buah utuh mengandung sekitar 10 gram serat. Alpukat juga merupakan sumber yang sangat baik dari lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.

I  Jagung : Berbagai jenis jagung memiliki kandungan nutrisi antioksidan. Pada sekitar setengah cangkir biji jagung, mengandung 2 gram serat. Popcorn juga merupakan sumber makanan kaya serat dan rendah kalori. Popcorn dapat menyediakan sekitar 3,5 gram asupan serat per tiga cangkir penyajian.

I Gandum : Pada gandum utuh unsur-unsur gizi dan serat masih utuh, sehingga menjadikan gandum dalam makanan sehari-hari adalah pilihan diet yang baik untuk memenuhi asupan serat harian.

I Sayur Brokoli : Selain mencegah kanker, sayuran ini juga mengandung serat beberapa. Sekitar 5.1 gram serat dapat diperoleh dari secangkir brokoli rebus.

I Buah Apel : Kita harus makan apel berikut dengan kulit nya jika ingin mendapatkan seratnya dan beberapa zat kimia bermanfaat lainnya. Sebuah apel ukuran biasa dapat mengandung sekitar 4,4 gram serat.
Demikian beberapa Jenis Jenis Makanan Berserat Tinggi yang EnCo rangkum dari berbagai sumber. Serat tidak hanya baik untuk kesehatan sistem pencernaan tapi juga membantu diet penurunan berat badan dan menjaga tubuh tetap sehat. Pastikan kebutuhan serat tercukupi, Sayur dan buah sudah pasti merupakan sumber serat yang utama. Tapi kamu bisa menambahkan asupan serat dari makanan selain sayur dan buah segar. Semoga bermanfaat!
Dari berbagai sumber w


Saturday, August 20, 2011

Ayo, Jalan-jalan Keling Indonesia !!

Mengapa Jalan-jalan di Indonesia?
Oleh Trinity

Kalau ada yang bertanya kepada saya, “Mengapa sih harus jalan-jalan di Indonesia?” maka jawaban saya adalah, “Mengapa tidak?” Ada banyak alasan mengapa kita harus jalan-jalan di Indonesia. Di bawah ini saya tuliskan beberapa.

Semoga artikel ini dapat membuat Anda sepakat dengan saya: berjalan-jalan di Indonesia adalah wajib hukumnya.


Seorang perempuan di desa Sukopuro, Probolinggo, Jawa Timur berjalan melewati Gunung Bromo. Foto: AP/Trisnadi

 

Segala ada

Apa jenis wisata yang Anda cari? Wisata laut, gunung, budaya, belanja, atau flora dan fauna? Semua ada di Indonesia. Laut kita sudah tidak perlu diragukan lagi. Dunia bawah laut Raja Ampat, Wakatobi, Komodo dan Bunaken sudah terkenal di seluruh dunia.

Jenis pasir pantai apa yang Anda cari? Indonesia punya pasir putih bersih sehalus tepung juga merah muda berbutir-butir. Bagi pecinta gunung, Indonesia adalah negara dengan gunung berapi paling banyak di dunia. Ada banyak taman nasional bagi penggemar flora dan fauna.

Dengan beragam suku, etnis, agama dan kepercayaan, Indonesia punya keragaman budaya. Jakarta, kota dengan pusat perbelanjaan terbanyak, cocok buat yang hobi belanja. Gedung tua yang bersejarah, ada juga.


Sendratari di Candi Badut, Malang. Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

 

Ramah

Banyak orang mengatakan, orang Indonesia tidak lagi seramah dulu. Tetapi saya percaya bangsa Indonesia tetaplah salah satu bangsa dengan tingkat keramahan tertinggi di dunia. Bahkan di kota besar seperti Jakarta yang konon masyarakatnya individualis, orang Jakarta jauh lebih ramah dibandingkan negara lain. Kalau Anda tersesat di belantara kekusutan Jakarta, tidak perlu ragu bertanya. Pasti dibantu. Di negara lain? Belum tentu.


Pantai yang masih sepi dan belum terjamah turis ini terletak di Tanjung Setia, Lampung Barat, Lampung. Foto: Antara/Rosa Panggabean

 

Murah

Mahal/murah memang relatif. Jika Anda tinggal di Medan, misalnya, berjalan-jalan ke daerah Indonesia timur tentu lebih mahal dari negara tetangga. Tapi jangan lupa, ada harga ada rupa. Sering kali yang Anda bayar sebanding dengan yang didapat.

Melihat komodo, satu-satunya binatang purba yang tersisa, dan leyeh-leyeh di pantai berpasir merah muda jauh lebih asyik dan membanggakan ketimbang berfoto di depan menara kembar atau main di taman hiburan. Karya manusia tidak akan bisa mengalahkan karya agung ciptaan Tuhan, bukan?

Supaya murah, kunjungilah daerah yang dekat dengan tempat tinggal Anda, misalnya provinsi tetangga. Anda bisa juga memesan tiket promosi penerbangan murah dari  jauh-jauh hari.


Melihat lumba-lumba di laut lepas? Itu bisa Anda lakukan di Tanjung Kiluan, Lampung; Lovina, Bali; sampai di Raja Ampat, Papua. Foto: Antara/Rosa Panggabean

 

Lebih mudah

Yang dimaksud dengan mudah di sini bukanlah tentang menjangkau tujuan-tujuan wisata di Indonesia, melainkan soal bahasa dan budaya. Ke daerah mana pun Anda pergi di Indonesia, tentu Anda sudah dapat memperkirakan pantangan di daerah itu.

Makin terpencil suatu daerah, biasanya makin kuat adatnya. Pastinya Anda mampu mengira-ngira di mana Anda boleh memakai tank top, dan mana yang tidak. Karena kita masih sebangsa, bahasa tubuh maupun ekspresi lebih mudah dibaca sehingga kemungkinan salah paham dapat diperkecil.

 

Gengsi

Salah satu alasan orang Indonesia jalan-jalan ke luar negeri adalah karena gengsi. Padahal, kurang bergengsi apa kalau Anda sudah menjelajahi seluruh Indonesia? Sangat ironis jika orang Indonesia lebih sering jalan-jalan di negara lain tetapi tidak tahu betapa indahnya negeri sendiri. Masak orang asing lebih paham kecantikan negara kita? Gengsi, ah!


Berselancar dengan ombak setinggi ini bukan hanya Anda temukan di Bali, di Lampung pun bisa. Foto: Antara/Rosa Panggabean

Perbaikan kehidupan

Bila keadaan ekonomi Anda baik-baik saja dan merasa tidak peduli dengan kondisi ekonomi negara, sebaiknya Anda berpikir ulang. Kondisi ekonomi negara selalu mempengaruhi kondisi ekonomi penduduknya.

Dengan jalan-jalan di negeri sendiri, kita ikut memperbaiki kondisi ekonomi negara kita yang efeknya juga akan memperbaiki kehidupan kita. Mengapa bisa begitu?

Sebab, menghabiskan uang di negeri sendiri akan membuat uang tidak “kabur” ke luar negeri. Yah, ibaratnya uang dari kantong kanan pindah ke kantong kiri, nggak pindah ke kantong orang lain. Jika perekonomian bangsa membaik, kita juga yang untung, kan?

Kunjungi juga blog Trinity di The Naked Traveler.

Sumber : Yahoo! Indonesia Travel - http://id.travel.yahoo.com/

Saturday, April 30, 2011

Bagaimana mengukur rasa pedas pada cabai?

Cabai, hmm... banyak orang yang suka mengkonsumsinya sebagai tambahan penyedap atau bumbu pada masakan. Bisa dikonsumsi langsung dan juga diolah dengan berbagai variasi menjadi sambel. Bahkan ada teman-temanku yang tidak bisa makan tanpa sambel. Sedangkan aku nggak terlalu doyan makanan pedas. Unik ya... selera orang memang berbeda-beda. 

Did you know? Ilmuan memperkirakan ada 3.150 jenis cabai di bumi. Selama ini,banyak orang yakin bahwa bagian terpedas pada cabai terdapat pada bijinya. Hmm, tidak juga, faktanya bagian yang paling pedas adalah selaput di tengah-tengah tempat biji-biji cabai melekat. Selaput tersebut mengandung kadar capsaicin yang paling tinggi. Capsaicin adalah bagian yang tak berbau dan memberikan rasa pedas khusus pada cabai. Jadi, kalau kalian nggak mau masakannya terlalu pedas, sisihkan aja biji dan selaputnya. lumayankan, bijinya bisa di tanam. :D
Nah, emang rasa pedas bisa di ukur ya? Yup, ternyata bisa! Rasa pedas pada cabai diukur dengan skala Scoville  yang diciptakan oleh Wilbur L. Scoville pada tahun 1912.Beliau adalah seorang ahli farmasi Amerika, cara menguji tingkatan pedasnya adalah dengan melarutkan sejumlah ekstrak cabai dalam alkohol dan diencerkan dengan dalam air gula. Kemudian, para pengujinya akan mencicipinya hingga mereka berhenti karena kepedasan.
Kemudian, skala angka dibuat berdasarkan rasa pedas cabai-cabai yang diuji. Misalnya Merica jalapeno memiliki 4.500 Scoville Heat Unit (SHU) karena harus diencerkan hingga 4.500 kali agar rasa pedasnya hilang.
Cabai paling pedas di dunia berasal dari Dorset, di peisir barat daya Inggris. Setelah diuji, di dua laboratorium Amerika pada tahun 2005, hasilnya adalah 923.000 SHU. Separuh bijinya saja dapat membuat masakan anda tidak bisa dimakan. Wow, pedas banget ya! Mau nyoba?