Showing posts with label Tugas. Show all posts
Showing posts with label Tugas. Show all posts

Sunday, October 9, 2011

Pelestarian Lingkungan Sebagai Wujud Pengamalan Sila Kedua Pancasila


Tulisan kali ini adalah hasil dari tugas PKN tentang kegiatan yang dapat meningkatkan nilai salah satu sila dari Pancasila. semoga tulisan ini dapat bermanfaat.  

Pendahuluan
1.      Latar Belakang
Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan kesepakatan politik para founding fathers ketika negara Indonesia didirikan. Namun dalam perjalanan panjang kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila sering mengalami berbagai deviasi dalam aktualisasi nilai-nilainya. Deviasi pengamalan Pancasila tersebut bisa berupa penambahan, pengurangan, dan penyimpangan dari makna yang seharusnya. Walaupun seiring dengan itu sering pula terjadi upaya pelurusan kembali.
Pancasila sering digolongkan ke dalam ideologi tengah di antara dua ideologi besar dunia yang paling berpengaruh, sehingga sering disifatkan bukan ini dan bukan itu. Pancasila bukan berpaham komunisme dan bukan berpaham kapitalisme. Pancasila tidak berpaham individualisme dan tidak berpaham kolektivisme. Posisi Pancasila inilah yang merepotkan aktualisasi nilai-nilainya ke dalam kehidupan praksis berbangsa dan bernegara. Dinamika aktualisasi nilai Pancasila bagaikan pendelum (bandul jam) yang selalu bergerak ke kanan dan ke kiri secara seimbang tanpa pernah berhenti tepat di tengah.
Pancasila juga merupakan sarana atau wadah yang dapat mempersatukan bangsa Indonesia, sebab Pancasila adalah falsafah, jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai dan norma-norma yang luhur. Kita menyadari bahwa Pancasila sebagai norma dasar dan nilai moral yang hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Nilai-nilai itu adalah Pandangan Hidup, Kesadaran dan Cita hukum, cita-cita mengenai Kemerdekaan, Keadilan Sosial, Politik, Ekonomi, Keagamaan dll. Kita hidup dalam masyarakat yang beraneka ragam coraknya, maka harus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Banyak sekali nilai-nilai Pancasila yang mulai dilupakan Bangsa Indonesia sendiri akibat berkembangan zaman dan kurangnya penekanan dalam pendidikan untuk menyaring berbagai ideologi yang tanpa kita sadari telah merasuk di tiap aspek kehidupan khususnya pada generasi muda. Untuk itu perlu adanya pembelajaran yang dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang Pancasila dan pengamalannya dalam kehidupan sehari hari. Salah satu contohnya yaitu lewat kegiatan upaya pelestarian lingkungan.



2. Tujuan 
Meningkatkan dan menanankam rasa cinta bangsa dan jiwa Pancasila.
 Mempelajari dan memahami makna yang terkandung dalam sila kedua Pancasila.
Memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam sila kedua Pancasila.
Mengetahui kegiatan yang merupakan berwujudan pengamalan sila kedua Pancasila.


3.      Kegunaan
Memberikan informasi dan pemahaman makna yang terkandung dalam sila kedua Pancasila.
Memberikan pemahaman untuk mengamalkan Pancasila khususnya sila kedua
Menambah wawasan kebangsaan khususnya dalam pengamalan sila kedua Pancasila.
Sebagai sarana memahami dan menumbuhkan rasa cinta bangsa dan jiwa Pancasila.

Pembahasan
1.      Makna Sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
           
Semua agama meyakini, bahwa manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Manusia sebagai mahluk yang diberi kelebihan berupa akal pikiran yang tidak dimiliki tumbuhan dan hewan, sehingga manusia bisa berlaku adil terhadap sesamanya. Manusia dengan akal dan pikiran tumbuh dan berkembang menjadi mahluk yang beradab.  Sehubungan dengan ini, pada dasarnya manusia adalah mahluk yang “adil dan beradab”, sehingga manusia menjadi mahluk yang taat dan patuh pada ajaran agama, serta norma yang berlaku yang telah disepakati bersama yang tidak bertentangan dengan ajaran agama. Dengan batasan norma yang berlaku, kehidupan manusia menjadi teratur, serasi, selaras dan seimbang.  Didasarkan pada pemikiran ini, Bangsa Indonesia bersepakat, merumuskan “Kemanusiaan yang adil dan beradab” sebagai Sila Kedua. Bangsa Indonesia sangat menentang ketidakadilan dan perbuatan yang tidak manusiawi, serta menentang penjajahan dalam bentuk apapun.
Sila kedua Pancasila yang berbunyi Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab mengandung nilai-nilai antara lain pengakuan terhadap adanya martabat manusia, manusia yang beradab terhadap sesama manusia, manusia yang beradab yang memiliki daya, cipta rasa, karsa dan keyakinan, sehingga jelas perbedaan antara manusia dan hewan. Oleh karena itu, sila kedua sangat menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. Di sila kedua ini, jelas tergambarkan bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa berhati besar dan bermartabat. Semua orang yang berada dibawah lindungan NKRI mempunyai hak asasi dan kewajiban yang sama walau berbeda suku, ras, dan agama. Tidak hanya antar warga negara Indonesia saja, sila kedua juga berlaku dalam hubungan kerja sama dengan bangsa lain.

2.      Nilai-nilai yang terkandung dalam Sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
Pancasila adalah pandangan Hidup Bangsa Indonesia sehingga dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin dalam masyarakat yang heterogen (beraneka ragam). Pancasila kemudian menjadi jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia, Pancasila lahir bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam sikap mental maupun tingkah lakunya sehingga dapat membedakan dengan bangsa lain. Setiap sila Pancasila mengandung nilai-nilai yang menjadi dasar norma dan aturan dalam kehidupan sehari-hari dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Banyak sekali nilai yang terkandung dalam sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab dan harus kita terapkan, antara lain:Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
-Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
-Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
-Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
-Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepu selira.
-Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
-Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
-Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
-Berani membela kebenaran dan keadilan.
-Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
-Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
            Menerapkan nilai-nilai yang terkandung bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Pada dasarnya Pancasila memang dibuat sesuai dengan kondisi rakyat Indonesia dan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia.

3.      Kegiatan yang meningkatkan nilai-nilai sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
            Makhluk hidup tidak dapat dipisahkan dari lingkungannya. Meskipun lingkungan bersifat mendukung atau menyokong kehidupan makhluk hidup, namun perlu diingat bahwa tidak semua lingkungan di muka bumi ini memiliki keadaan yang ideal untuk kehidupan makhluk hidup. Dalam hal ini, makhluk hidup yang bersangkutan harus dapat beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungannya. Khusus bagi manusia, adaptasi yang dilakukan terhadap lingkungannya akan menghasilkan berbagai bentuk hasil interaksi yang disebut dengan budaya. Budaya-budaya tersebut, antara lain, berupa bentuk rumah, model pakaian, pola mata pencaharian, dan pola kehidupan hariannya.
Perlu kita sadari lingkungan hidup mempunyai keterbatasan, baik dalam hal kualitas maupun kuantitasnya. Dengan kata lain, lingkungan hidup dapat mengalami penurunan kualitas dan penurunan kuantitas. Penurunan kualitas dan kuantitas lingkungan ini menyebabkan kondisi lingkungan kurang atau tidak dapat berfungsi lagi untuk mendukung kehidupan makhluk hidup yang ada di dalamnya. Kerusakan lingkungan hidup dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Berdasarkan penyebabnya, kerusakan lingkungan dapat dikarenakan proses alam dan karena aktivitas manusia.
Salah satu contoh kegiatan yang dapat meningkatkan nilai-nilai Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab adalah pelestarian lingkungan. Dengan menggunakan sumber daya alam dengan bijak dan disertai upaya pelestarian lingkungan berarti mencintai bangsa Indonesia dan membantu kelangsungan kehidupan generasi Indonesia selanjutnya. Memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak merupakan sebuah upaya membela kebenaran dan keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia, karena selama ini seluruh kekayaan alam Indonesia dieksploitasi oleh bangsa lain. Dengan jiwa Pancasila yang kita miliki, seharusnya kita membuka mata dan pikiran. Segenap rakyat dan pemerintah harusnya berjuang merebut kembali kekayaan Indonesia dari bangsa lain demi kesejahteraan Bangsa Indonesia sendiri.
Pelestarian lingkungan adalah kewajiban semua manusia di bumi. Melestariakan lingkungan adalah perwujudan Kemanusiaan yang adil dan beradab. Sebagai mahluk yang adil, kita tidak boleh egois dalam memanfaatkan sumber daya alam, kita harus ingat bahwa kita harus menyisakan banyak sumber daya alam demi kelangsungan Bangsa Indonesia dalam jangka waktu yang sangat panjang. Sebagai mahluk yang beradab, kita tidak hanya memanfaatkan sumber daya alam semena-mena tetapi juga harus menjaga ketersediaan dan memperbaiki kerusakan yang telah kita buat. Pelestarian lingkungan dapat diwujudkan dengan  3D - Dimulai dari yang kecil, Dimulai dari diri sendiri, Dimulai dari sekarang .
Upaya pelestarian lingkungan dapat kita lakukan dari hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang bersih. Apabila setiap remaja memiliki kesadaran diri dan rasa tanggung jawab pribadi untuk menjaga kebersihan lingkungan, kita yakin bahwa lingkungan hidup kita akan baik. Melakukan kegiatan daur ulang pada kertas, plastic dan kaleng bekas menjadi barang yang dapat digunakan lagi, menghemat BBM, air, listrik, plastik dan kertas. Kemudian membangun kebiasan menanam pohon dan bunga atau kegiatan berkebun lainnya dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar tempat tinggal kita. Selain itu dengan membawa makanan dari rumah dengan menggunakan wadah makan yang bisa dipakai berulang karena dapat mengurangi penggunaan kertas, plastik, dan sampah. Pilihlah liburan dengan berpiknik daripada jalan jalan ke mall untuk belanja atau nonton karena dengan piknik, kita menjadi lebih sehat dan dekat dengan alam. Memilih produk lokal ramah lingkungan juga salah satu upaya dalam pelestarian lingkungan.
Kegiatan nyata yang dapat remaja lakukan adalah Bakti Sosial (BakSos) di lingkungan tempat tinggal dan lingkungan sekolah. Remaja dapat terlibat dalam kegiatan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mulai dari langkah-langkah untuk menjaga  kebersihan, tata cara pelestarian serta manfaat-manfaat dari lingkungan yang bersih. Para remaja yang memiliki kepedulian akan kebersihan dan kelestarian lingkungan, selalu  berusaha menjaga dan merawat lingkungan sekitarnya. Remaja dapat terlibat  dalam mengelola sampah dengan memanfaatkan kreatifitas  sehingga mengurangi pencemaran lingkungan dengan mengolah sampah atau limbah menjadi suatu produk yang bermutu dan berguna atau bermanfaat  bagi orang lain. Melalui proses pengolahan dan proses produksi dengan menggunakan  keterampilan dan mempoles sampah menjadi suatu keunikan akan memiliki nilai jual yang tinggi. Dengan demikian, melestariakan lingkungan tidak hanya menyelamatkan  kelangsungan kehidupan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejateraan rakyat.
Penutup
1.      Kesimpulan
Pancasila adalah pandangan Hidup Bangsa Indonesia sehingga dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin dalam masyarakat yang heterogen (beraneka ragam). Pancasila kemudian menjadi jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia, Pancasila lahir bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam sikap mental maupun tingkah lakunya sehingga dapat membedakan dengan bangsa lain. Setiap sila Pancasila mengandung nilai-nilai yang menjadi dasar norma dan aturan dalam kehidupan sehari-hari dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Salah satu contoh kegiatan yang dapat meningkatkan nilai-nilai Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab adalah pelestarian lingkungan. Dengan menggunakan sumber daya alam dengan bijak dan disertai upaya pelestarian lingkungan berarti mencintai bangsa Indonesia dan membantu kelangsungan kehidupan generasi Indonesia selanjutnya. Melestariakan lingkungan tidak hanya menyelamatkan  kelangsungan kehidupan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejateraan rakyat.

2.      Saran
Sebagai perwujudan pengamalan sila kedua, kita tidak hanya memanfaatkan sumber daya alam semena-mena tetapi juga harus menjaga ketersediaan dan memperbaiki kerusakan yang telah kita buat. Pelestarian lingkungan dapat diwujudkan dengan  3D - Dimulai dari yang kecil, Dimulai dari diri sendiri, Dimulai dari sekarang .
Pelestarian lingkungan dapat dilakukan dari hal kecil seperti menjaga kebersihan lingkungan dan menghemat energi. Hendaknya kesadaran untuk pelestarian lingkungan ditamankan dan ditumbuhkan sejak kecil dan terus diwariskan ke generasi berikutnya agar kelangsungan hidup Bangsa Indonesia tetap terjamin dan kemakmuran serta kesejahteraan Bangsa dapat kita capai sejak kini hingga nanti.
Referensi
http://www.antaranews.com/berita/276205/bank-sampah-rekayasa-sosial-untuk-pelestarian-lingkungan
http://www.crayonpedia.org/mw/BSE:Lingkungan_Hidup_dan_Pelestariannya_8.1_(BAB_3)
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090630235959AACYJkT
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/02/pedoman-pengamalan-pancasilapedoman-pengamalan-pancasilapedoman-pengamalan-pancasila/
http://www.peutuah.com/makalah-pancasila-dan-masyarakat/
http://www.bappenas.go.id

Saturday, August 13, 2011

Pola Hidup Sehat Remaja

Tiga minggu yang lalu, ada tugas kelompok untuk membuat makalah. Kelompokku mendapat tema kesehatan. kami putuskan untuk membahas pola hidup sehat dikalangan remaja. Makalah kali ini disusun oleh Rima Sari Arisnawati , Zaky Apriliani , Ekwan Prasetyo Azlin, Hari Akbar Maulana dan Dwi Selfi Febrianti. Agar tugas ini bermanfaat, aku post ke sini aja.  

Pendahuluan
1.    Latar belakang
Pola hidup sehat adalah hal penting yang seharusnya dilaksanakan oleh setiap individu, namun karena perkembangan zaman yang membuat setiap individu berkompetisi untuk bertahan hidup atau berkerja keras, sehingga membuat manusia kurang memperhatikan hal ini. Seiring berkembang pesatnya teknologi dan industri membuat manusia semakin mudah mendapatkan sesuatu secara instan, bukan hanya saja alat electronik yang sekarang serba cepat dan canggih, tapi makanan pun sekarang dapat disajikan secara cepat. Memang, jika ditinjau dari kesibukan manusia yang membutuhkan waktu lebih efesien untuk melakukan semua kegiatannya, hal-hal tersebut sangatlah membantu. Tapi manusia sekarang kebanyakan tidak memperhatikan kesehatannya sendiri sehingga mereka tidak memperhatikan baik-buruknya makanan yang mereka konsumsi sehari-hari.
Lebih buruknya , dewasa ini  bukan hanya orang-orang dewasa saja yang mengalami pola hidup tidak sehat, bahkan remaja pun mengalami pola hidup yang tidak sehat. Kesehatan bukan lagi menjadi hal penting bagi para remaja yang menjadikan barang-barang electronik  seperti iphone,ipad handphone,laptop, dan lain-lain, sebagai  kebutuhan pokoknya. Sebagian waktu mereka menjadi tersita untuk barang-barang elektronik itu saja, sehingga membuat mereka lupa untuk makan, parahnya jika mereka ingatpun mereka lebih memilih makanan cepat saji.yang mungkin enak tapi tidak sehat.
 Oleh karena itu kelompok kami mengangkat masalah ini. Karena menurut kami pola hidup sehat remaja dewasa ini sangat memprihatinkan ditengah-tengah maraknya era globalisasi. Dimana remaja seakan-akan dikuasai oleh mode yang tidak memandang usia.

2.    Perumusan Masalah :
1.      Apa yang dimaksud pola hidup sehat?
2.      Apa manfaat pola hidup sehat?
3.      Apa kegiatan yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan ?
4.      Apa dampak buruk pola hidup tidak sehat khususnya di kalangan remaja?
5.      Bagaimana cara menerapkan pola hidup sehat untuk remaja?



3.    Tujuan
1.      Memberikan informasi tentang arti pola hidup sehat.
2.      Memberikan informasi tentang manfaat pola hidup sehat.
3.      Memberikan informasi tentang dampak dari pola hidup yang tidak sehat dan kegiatan yang berdampak buruk terhadap kesehatan remaja.
4.      Mengajak para remaja untuk menerapkan pola hidup sehat  yang murah , sederhana dan efisien, sehingga para remaja dapat tumbuh sehat  dan cerdas sehingga mampu berkompetisi di era globalisasi . 

Pembahasan

1.     Pengertian Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat adalah suatu gaya hidup dengan memperhatikan faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi kesehatan, antara lain makanan dan olahraga. Pola hidup atau cara hidup yang sehat adalah menjaga keseimbangan dan keharmonisan hidup dalam segala aspek kehidupan. Selain dengan mengonsumsi makanan sehat yang tepat dan olahraga yang teratur, pola hidup ini juga harus didukung dengan bersikap dan berpikir positif dalam kehidupan sehari-hari.
Makanan sehat yang kita butuhkan adalah makanan yang memenuhi standar gizi. Selain makanan, olahraga juga menentukan tingkat kesehatan kita karena orang yang gemar berolahraga akan memiliki daya  tubuh yang lebih baik, sehingga jarang terkena serangan penyakit. Beberapa manfaat dari berolahraga yaitu dapat mempelancar aliran darah ke otak sehingga meningkatkan daya pikir, metabolisme dan regenerasi sel-sel tubuh kita akan terjadi lebih cepat sehingga kita jadi awet muda. Selain itu, olahraga yang teratur dengan cara yang tepat akan menjaga postur tubuh kita tetap langsing dan terhindar dari tumpukan lemak sumber penyakit.
Kemudian, bersikap dan berpikir positif dalam kehidupan sehari hari akan mendorong tubuh anda melakukan hal-hal yang positif. Berpikir positif dapat menenangkan hati sehingga anda bisa membuat keputusan yang objektif, termasuk dalam memilih jenis makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. 

2.     Manfaat Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat membantu meningkatkan kualitas hidup. Dengan menerapkan pola hidup sehat, kita dapat terhindar dari berbagai penyakit. Penerapan pola hidup sehat dapat mengurangi resiko jantung, stroke dan penyakit diabetes kemudian meningkatkan stabilitas sendi sehingga meningkatkan dan meningkatkan jangkauan pergerakan dan mempertahankan fleksibilitas sendi. Makanan yang sehat dan olahraga teratur dapat menjaga massa tulang hingga kita memasuki masa tua. Hal ini dapat mencegah osteoporosis dan patah tulang.
Pola hidup yang sehat juga sangat berdampak terhadap kesehatan  jiwa kita. Sehingga berbagai tugas, pekerjaan maupun masalah dapat kita tuntaskan dengan baik karena pola hidup yang kita terapkan, misalnya olahraga rutin dapat meningkatkan mood atau memperbaiki suasana hati sehingga mengurangi gejala kecemasan dan depresi. Kemudian meningkatkan rasa kepercayaan diri. Selain itu juga meningkatkan kemampuan mengingat dan mengurangi stress pada orang lanjut usia.

3.     Kegiatan yang Berpengaruh Buruk terhadap Kesehatan
Fakta menunjukkan bahwa orang zaman dulu memiliki tubuh yang sehat, mereka lebih jarang terkena penyakit dan berusia lebih panjang dibandingkan pada manusia zaman sekarang. Di zaman modern seperti sekarang ini, banyak orang meninggal di usia muda dengan berbagai komplikasi penyakit. Menurut data WHO, tujuh persen kematian dini disebabkan oleh berbagai penyakit seperti jantung, stroke, kanker, dan diabetes. Separuh dari jumlah tersebut terkait dengan pola makan yang buruk.
Pola makan modern merupakan pemicu utama timbulnya penyakit degeneratif. Beberapa pola makan modern yang tidak sesuai dengan pengertian pola hidup sehat antara lain terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dan lemak serta kurang mengonsumsi serat dan sering memakan makanan cepat saji (fast food) yang banyak mengandung pengawet, penyedap rasa, lemak, dan kalori kosong. Selain itu juga kebiasaan ngemil berlebihan. Selain mengemil, merokok juga dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan para remaja. Karena di dalam rokok terdapat zat-zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan tubuh kita. 


4.     Dampak Buruk Pola Hidup Tidak Sehat Khususnya di Kalangan Remaja
Pola hidup tidak sehat tentunya membawa dampak buruk bagi kehidupan remaja. Tidak hanya pola makan yang menjadi penyebab dampak buruk hidup tidak sehat. Ada beberapa faktor-faktor lain, yaitu :
1.      Takut ketinggalan informasi dan khawatir dikucilkan, membuat remaja jadi sakit. Infobesitas, kebanyakan informasi menjadikan remaja stress. Bukan kelebihan lemak di badan, atau nama klub sepakbola Turki, Besiktas, tapi sebuah penyakit jenis baru. Bisa dibilang juga trend baru. Keluhan dari orang yang terkena dampak kelebihan informasi dan takut ketinggalan berita dapat membuat  badan letih, kurang tidur, masalah konsentrasi. Diagnosa dokter menyebutkan bahwa orang ini takut ketinggalan berita dan takut tidak punya teman.
2.      Kecanduan Internet : penyakit ini muncul sejalan dengan perkembangan teknologi internet yang semakin canggih. Remaja mencari sendiri segala informasi yang ditawarkan di internet. Itu terbukti dari tingginya akun di Facebook, Hyves, Twitter  dan jaringan pertemanan lainnya yang jumlahnya berjuta-juta. Remaja banyak menghabiskan waktu di depan monitor internet dan mengirim SMS yang banyak bahkan sampai puluhan sehari. Internet sudah menjadi bagian hidup mereka. Sehingga bisa menghilangkan kosentrasi untuk kegiatan lain dan bisa membuat mata seseorang kelelahan, hingga mengakibatkan kelainan pada mata seseorang.
3.      Stress : ditambah lagi dengan HP yang dilengkapi sarana internet. Sehingga sudah tidak mungkin lagi lepas dari jaringan internet selama 24 jam. Keinginan untuk terus menerus tersambung dengan internet, membuat remaja jadi stress.
4.      Pengawasan : kurangnya pengawasan dari orang tua, membuat pening, sementara orang-orang dewa kecanduan games pada remaja. Ini menimbulkan dampak buruk, yaitu stress info. Si anak menjadi cepat lelah, kurang tidur, dan masalah untuk bisa membagi waktu, serta konsentrasi yang terganggu.

5.     Menerapkan Pola Hidup Sehat
            Hal yang dapat kita lakukan, seperti menyesuaikan kebiasaan dengan kebutuhan kita. Misalnya pada kebiasaan makan. Makan makanan sehat dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup. Melakukan pola hidup sehat tidak harus berarti perubahan drastis. Bahkan, perubahan drastis hampir selalu menyebabkan kegagalan. untuk memiliki pola makan yang sehat.
Sebagai remaja, kita perlu nutrisi lengkap supaya bisa bertumbuh optimal, baik tinggi maupun berat badan, serta mampu melakukan berbagai aktivitas. Untuk memperoleh tubuh yang sehat, tidak harus dengan pola hidup yang serba mahal. Karena semua itu dapat dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. Semua dapat diperoleh dengan mudah dan murah. Hidup sehat harus diawali dengan perubahan yang kecil terlebih dahulu.
Adapun beberapa hal yang harus kita lakukan, ini cukup simpel. Kita hanya perlu melakukan tiga langkah pokok sebagai berikut:
1.      Langkah pertama. Olahraga. Ini adalah hal termudah untuk dilakukan agar tubuh kita tetap sehat. Jenis olahraga yang kita lakukan untuk membantu pembakaran metabolisme didalam tubuh.
2.      Langkah kedua. Melakukan gerakan ringan. Kita dapat mengurangi berat tubuh, tanpa harus melakukan olahraga yang berat. Jika kita belum siap untuk melakukan program yang terjadwal, lakukan gerakan ringan terlebih dahulu. Berikut ini adalah kegiatan untuk melakukan gerakan ringan.
·         Matikan televisi. Bermainlah bersama teman, keluarga. Aktivitas apa saja daripada duduk terdiam sambil menonton televisi.
·         Berjalan-jalan. Cobalah untuk menyempatkan diri untuk berjalan kaki. Tidak peduli berapa lama dan berapa jauh.
·         Lakukan kegiatan rumah. Melakukan kegiatan dirumah seperti membersihkan lantai rumah, merapikan dan menyapu di halaman rumah.
·         Berjalanlah sedikit ketika kita berbicara. Misalkan saat sedang menelpon seseorang atau berbicara dengan orang lain, lakukan sambil berjalan kecil.
·         Buatlah jadwal untuk bergerak ringan daripada menghabiskan waktu duduk berdiam diri.
3.      Langkah ketiga. Makan yang cukup. Makan dengan gizi seimbang dan cukup adalah salah satu penunjang untuk hidup sehat. Adapun makanan yang harus ada dalam daftar menu, sebagai berikut:
·         Makan lebih banyak buah-buahan.
·         Lebih banyak untuk mengkonsumsi sayur-mayur.
·         Makanlah makanan yang rendah lemak. Seperti mengganti yang manis-manis dengan menggunakan gula rendah kalori. Mengganti susu yang rendah lemak. Menyiapkan makanan pengganti. Maksudnya disini, kita jangan terus menerus mengkonsumsi makanan yang sama. Misalkan, ikan diganti daging, nasi diganti gandum dan begitu pula sebaliknya.
·         Minum minimal 8 gelas air setiap hari.
              Selain langkah-langkah diatas, ada juga beberapa penerapan pola hidup sehat lainnya, yaitu :
1.    Makanlah sesuai waktunya. Makan tiga kali sehari dengan cemilan di antaranya adalah cara terbaik untuk mempertahankan berat badan dengan sehat. Kalau kita melewatkan sarapan atau makan malam, kita justru akan lebih kelaparan dan cenderung makan lebih banyak dengan makanan yang tidak sehat.
2.      Biasakan membawa bekal makan siang dari rumah. Selain menghemat uang jajan, membawa makan siang dari rumah akan menghemat waktu kita dengan tidak perlu mengantri di outlet makanan.
3.      Pilih makanan yang dipanggang atau direbus, bukan digoreng. Dibandingkan makanan yang dipanggang atau direbus, makanan yang digoreng mempunyai 50% kalori atau lemak lebih banyak.
4.      Kurangi fast food. Makan sekali-sekali boleh, tetapi jaga porsinya dan hindari fast food berukuran besar. Kalori dalam fast food berukuran besar akan ditumpuk menjadi lemak dan mengakibatkan naiknya berat badan. Kebanyakan fast food juga kaya akan lemak jenuh, gula, garam, dan kurang nutrisi penting vitamin dan mineral.
5.      Mengemil dengan sehat. Salah satu cemilan sehat adalah buah dan sayur. Selain kaya serat, buah dan sayur mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan kita. Supaya tidak bosan, variasikan dengan yogurt buah, jus, atau salad.
6.      Makan dengan nutrisi yang cukup dan seimbang. Selain karbohidrat (nasi, roti, pasta), juga konsumsi protein (daging ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak), lemak (ikan, kacang, salad dressing rendah lemak, alpukat), juga buah dan sayur dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kita.
7.    Hindari soft drink. Minuman ini tidak mengandung vitamin, mineral, protein atau serat. Daripada minum soft drink dengan hanya mendapatkan asupan karbohidrat, lebih baik minum susu dengan kandungan nutrisi yang lebih beragam, terutama nutrisi kalsium yang baik untuk pertumbuhan dan kesehatan tulang.

Penutup
Ø  Kesimpulan
·         Pola hidup sehat adalah suatu gaya hidup dengan memperhatikan faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi kesehatan.
·         Manfaat pola hidup sehat adalah dapat terhindar dari berbagai penyakit terutama penyakit di organ dalam dan membuat tubuh menjadi sehat dan bugar.
·         Banyak kegiatan remaja sekarang yang tidak sesuai dengan pola hidup yang sehat seperti mengonsumsi makanan berpengawet dan cepat saji.
·         Selain makanan yang dikonsumsi, teknologi internet juga memengaruhi pola hidup sehat remaja.


Ø  Saran
·           Pola hidup sehat harus diterapkan oleh para remaja mulai dini agar di masa depan mereka tidak divonis menderita penyakit yang sulit disembuhkan
·           Perlunya pengawasan dari orang tua agar para remaja tidak mengonsumsi makanan berpengawet dan cepat saji secara berlebihan.
·           Membatasi penggunaan internet bagi para remaja.
·           Kesadaran dini dari para remaja tentang kesehatan diri mereka sendiri perlu ditumbuhkan oleh orang tua, guru, maupun pemerintah.

Referensi

Friday, July 29, 2011

Proses Evolusi Hewan

Minggu lalu, aku dapat tugas kelompok untuk menjelaskan proses evolusi hewan. Sebenarnya tugas ini lumayan rumit apalagi referensi dari buku dan internet juga terbatas. Akhirnya, setelah 2 minggu makalahnya selesai juga. makalah ini ku susun bersama Nurul Arafah dan Zaky Apriliani. Daripada cuma memenuhi hard disk dan tak berguna, aku post aja ke sini.


A.     Bentuk awal Hewan
Para peneliti yang didanai oleh Bioteknologi dan Biological Sciences Research Council (BBSRC) di Universitas Oxford telah menemukan suatu petunjuk yang dapat membantu menjelaskan mengapa bukti awal kehidupan hewan multisel yang kompleks muncul sekitar 550 juta tahun yang lalu, ketika tingkat oksigen atmosfer di planet ini meningkat tajam dari 3% ke tingkat modern mereka sebesar 21%.

Model evolusi dari makhluk hidup pertama adalah prokariota, yang kemudian berevolusi menjadi protobion, lalu eukariota secara umum dikatakan berevolusi dari sini.  Akan tetapi, banyak ilmuwan yang mempertanyakan kesimpulan ini, karena menurut mereka spesies prokariota yang hidup saat ini berevolusi dari nenek moyang eukariotik yang lebih kompleks melalui proses simplifikasi.  Ilmuwan lain berpendapat bahwa tiga domain muncul secara bersamaan, dari sekumpulan sel-sel yang bervariasi yang membentuk satu kolam gen. 
Pendapat lain mengenai evolusi eukariota meliputi:
  1. eukariota muncul pertama kali dalam evolusi dan prokariota berevolusi dari mereka,
  2. eukariota muncul bersamaan dengan eubacteria dan archeabacteria sehingga nenek moyang eukariota sejajar dengan prokariota,
  3. eukariota muncul melalui kejadian simbiotik, yaitu asal mula endosimbiotik dari inti sel,
  4. eukariota muncul tanpa endosimbiosis,
  5. eukariota muncul melalui kejadian simbiotik, yaitu asal mula endosimbiotik yang bersamaan dari flagela dan inti sel.
Fosil tertua prokariota ditemukan sekitar 3.5 milyar tahun yang lalu, yaitu sekitar 1 milyar tahun setelah pembentukan kerak bumi. Bahkan hari ini, prokariota mungkin adalah bentuk kehidupan yang paling berhasil dan banyak. Eukariota muncul dalam catatan fosil beberapa masa kemudian, dan mungkin telah terbentuk dari endosimbiosis dari beberapa nenek moyang prokariota. Fosil eukariota tertua berumur sekitar 1.7 milyar tahun. Akan tetapi, beberapa bukti genetik mengarah pada kesimpulan bahwa eukariota muncul 3 milyar tahun yang lalu.
Prokariota telah berevolusi besar-besaran dalam waktu lama. Metabolisme prokariota jauh lebih bervariasi daripada eukariota, sehingga tercipta bermacam-macam tipe prokariota. Misalnya, di samping memakai fotosintesis atau senyawa organik sebagai energi, seperti halnya eukariota, prokariota mendapat energi dari senyawa anorganik seperti [[H2S]], sehingga membuat prokariota bisa bertahan di lingkungan yang sedingin permukaan salju Antartika, dan sepanas lubang hidrothermal dasar laut dan sumber air panas.
Bentuk awal hewan diduga mirip protista yang berflagela yang kemudian kehilangan kloroplasnya dan berkembang menyerupai flagelata yang berkembang sekarang. Teori lain mengatakan sel hewan berkembang dari sel eukariotik aerobik. Organism ini ber evolusi membentuk kelompok protozoa.  
1.      Protoza, berarti hewan pertama. Ia adalah heterotrof bersel satu. Spesies protozoa berjumlah ribuan. Mereka hidup di air tawar, air asin, pasir yang kering dan tanah yang lembab. Sebagian spesies hidup sebagai parasit diatas atau didalam tubuh organisme lainnya. Reproduksi pada protozoa biasanya aseksual lewat mitosis, namun juga ada banyak protozoa yang menyatukan reproduksi aseksual dengan siklus seksual. Biasanya, siklus seksual terjadi pada periode kondisi lingkungan yang merugikan dan sel yang muncul dari penggabungan gamet (zigot) dapat bertahan pada kondisi yang tidak menguntungkan tersebut. Dinding yang tebal dan menurunnya tingkat metabolisme pada kista memungkinkan keberlangsungan hidup pada periode kedinginan, kekeringan atau kelaparan

Gambar Protozoa Trypanosoma gambiense, penyebab penyakit tidur Afrika

2.      Selanjutnya terjadi perubahan dari hewan bersel satu menjadi hewan bersel banyak. Hewan bersel banyak diduga mula-mula berbentuk bola yang berongga , yang terdiri dari satu lapisan sel-sel. Hewan ini disebut blasetea, yang diambil dari satu bentuk perkembangan embrio yaitu blastula.  Beberapa spesies protista terorganisasi menjadi koloni dimana tiap sel melakukan fungsi tugasnya sendiri dan juga menjadi perannya yang khusus dalam koloni. Ada begitu banyak jenis protista dan mereka mungkin diturunkan dari banyak garis evolusi. Protista sendiri mewakili modifikasi evolusi dan mungkin leluhur dari jamur, tanaman dan hewan.

B.        Pembagian Organisasi antar sel
Pada organisasi hewan bersel banyak terjadi pembagian beberapa tingkat organisasi antar sel
a.         Organisasi tingkat seluler  yaitu terdiri dari Porifera
Porifera (Latin: porus = pori, fer = membawa) atau spons atau hewan berpori adalah sebuah filum untuk hewan multiseluler yang paling sederhana.

Ciri-ciri morfologinya antara lain:
·       tubuhnya berpori (ostium)
·       multiseluler
·       tubuh porifera asimetri (tidak beraturan), meskipun ada yang simetri radial.
·       berbentuk seperti tabung, vas bunga, mangkuk, atau tumbuhan
·       warnanya bervariasi
·       tidak berpindah tempat (sesil)
Ciri-ciri anatominya antara lain:
·       memiliki tiga tipe saluran air, yaitu askonoid, sikonoid, dan leukonoid
·       pencernaan secara intraseluler di dalam koanosit dan amoebosit
                 Porifera hidup secara heterotrof. Makanannya adalah bakteri dan plankton. Makanan yang masuk ke tubuhnya dalam bentuk cairan sehingga porifera disebut juga sebagai pemakan cairan. Habitat porifera umumnya di laut.
                 Spons adalah hewan dari filum Porifera. Tubuh mereka terdiri dari jelly-jelly seperti mesohyl terjepit di antara dua lapisan tipis sel. Sementara semua hewan memiliki sel terspesialisasi yang dapat berubah menjadi sel-sel khusus, spons yang unik dalam memiliki beberapa sel-sel khusus yang dapat berubah menjadi jenis lain, sering bermigrasi antara lapisan sel utama dan mesohyl dalam proses. Spons tidak memiliki saraf, pencernaan atau sistem peredaran darah.
                 Sebaliknya, sebagian besar mengandalkan mempertahankan aliran air konstan melalui mereka badan untuk mendapatkan makanan dan oksigen dan untuk menghilangkan limbah, dan bentuk tubuh mereka yang diadaptasi untuk memaksimalkan efisiensi dari aliran air. Semua sessile air hewan dan, meskipun ada spesies air tawar, yang sebagian besar adalah laut (air garam) spesies, mulai dari zona pasang surut sampai kedalaman lebih dari 8.800 meter (5,5 mi). Sementara sebagian besar sekitar 5,000-10,000 dikenal spesies memakan bakteri dan partikel makanan lainnya di air, beberapa host photosynthesizing mikro-organisme sebagai endosymbionts dan aliansi ini sering menghasilkan lebih banyak makanan dan oksigen dari yang mereka konsumsi.
                 Beberapa jenis spons yang hidup di lingkungan makanan miskin telah menjadi karnivora yang memangsa terutama pada krustasea kecil. Sebagian besar spesies menggunakan reproduksi seksual, melepaskan sperma sel ke dalam air untuk membuahi ovum bahwa di beberapa spesies dilepaskan dan orang lain yang ditahan oleh "Ibu". Telur yang dibuahi membentuk larva yang berenang di lepas mencari tempat untuk menetap. Spons dikenal regenerasi dari fragmen yang putus, meskipun ini bekerja hanya jika potongan-potongan termasuk jenis yang tepat sel. Sebuah beberapa spesies berkembang biak dengan tunas. Ketika kondisi memburuk, misalnya sebagai penurunan suhu, banyak spesies air tawar dan laut yang menghasilkan beberapa gemmules, "kelangsungan hidup polong" sel terspesialisasi yang tetap terbengkalai sampai kondisi meningkatkan dan kemudian bentuk yang sama sekali baru atau spons recolonize kerangka orang tua mereka.
                 Para mesohyl berfungsi sebagai endoskeleton dalam spons kebanyakan, dan merupakan kerangka hanya dalam spons lembut yang menatah permukaan keras seperti batu. Lebih umum, yang mesohyl yang kaku oleh spikula mineral, oleh serat spongin atau keduanya. Demosponges menggunakan spongin, dan dalam banyak spesies, silika spikula dan pada beberapa spesies, kalsium karbonat exoskeletons. Demosponges merupakan sekitar 90% dari seluruh spons diketahui spesies, termasuk semua yang air tawar, dan memiliki jangkauan terluas habitat. Berkapur spons, yang telah spikula kalsium karbonat dan, dalam beberapa spesies, kalsium karbonat exoskeletons, dibatasi untuk relatif dangkal perairan laut di mana produksi kalsium karbonat termudah. The spons kaca rapuh, dengan "perancah" dari spikula silika, dibatasi untuk daerah kutub dan kedalaman laut di mana pemangsa langka.
                 Fosil dari semua jenis telah ditemukan di batuan tanggal dari 580 juta tahun yang lalu. Selain Archaeocyathids, yang fosil yang umum di batuan dari 530-490000000 tahun yang lalu, kini dianggap sebagai tipe spons. kerabat terdekat The sponge's bersel tunggal diperkirakan menjadi Choanoflagellatea, yang sangat menyerupai sel spons gunakan untuk drive sistem aliran air dan menangkap sebagian besar makanan mereka. Spons umumnya disepakati, juga, untuk tidak membentuk kelompok monofiletik, dengan kata lain melakukan tidak mencakup semua dan hanya keturunan yang umum nenek moyang, karena Eumetazoa (hewan yang lebih kompleks) adalah dianggap keturunan subkelompok dari spons.
                 Namun yang pasti kelompok spons terdekat untuk Eumetazoa, baik sebagai spons gampingan dan subkelompok dari demosponges disebut Homoscleromorpha telah dinominasikan oleh para peneliti yang berbeda. Selain itu, sebuah studi pada tahun 2008 menyarankan hewan paling awal mungkin telah mirip dengan ubur-ubur sisir modern. Beberapa spesies demosponge yang telah sepenuhnya lembut kerangka berserat tanpa elemen keras telah digunakan oleh manusia selama ribuan tahun untuk beberapa tujuan, termasuk sebagai padding dan sebagai alat pembersih. Pada tahun 1950-an, walaupun, ini telah ditangkap berlebih begitu berat bahwa industri hampir runtuh, dan sebagian besar spons seperti bahan sekarang sintetis. Spons dan mikroskopis mereka endosymbionts kini sedang diteliti mungkin sumber obat untuk mengobati berbagai penyakit. Lumba-lumba telah diamati menggunakan spons sebagai alat saat mencari makan.


b.        Organisasi tingkat jaringan yaitu terdiri dari Coelenterata
                    
                     Coelenterata atau Cnidaria adalah sebuah filum yang terdiri atas sekitar 9.000 spesies hewan sederhana yang hanya ditemukan di perairan, kebanyakan lingkungan laut. Dari sudut etimologi, kata Cnidaria berasal dari bahasa Yunani "cnidos" yang berarti "jarum penyengat". Kemampuan menyengat cnidaria-lah yang merupakan asal nama mereka.Ciri khas Cnidaria adalah knidosit, yang merupakan sel terspesialisasi yang mereka pakai terutama untuk menangkap mangsa dan membela diri.
                     Tubuh mereka terdiri atas mesoglea, suatu bahan tak hidup yang mirip jeli, terletak di antara dua lapisan epitelium yang biasanya setebal satu sel. Mereka memiliki dua bentuk tubuh dasar: medusa yang berenang dan polip yang sesil, keduanya simetris radial dengan mulut dikelilingi oleh tentakel berknidosit. Kedua bentuk tersebut mempunyai satu lubang jalan masuk yang berfungsi sebagai mulut maupun anus yang disebut manus serta rongga tubuh yang digunakan untuk mencerna makanan dan bernapas. Banyak cnidaria memproduksi koloni yang meruapakan organisme tunggal terdiri atas zooid mirip medusa atau mirip polip atau keduanya.
                     Kegiatan cnidaria dikoordinasikan oleh jaring-jaring saraf tak terpusat serta reseptor sederhana. Beberapa Cubozoa dan Scyphozoa yang berenang bebas memiliki indera penyeimbang statokista dan ada yang punya ropalia, suatu struktur pengindera kompleks yang dapat termasuk mata pembentuk citra dengan lensa dan retina yang sederhana. Semua cnidaria berkembangbiak secara seksual. Banyak cnidaria memiliki daur hidup yang rumit dengan tingkat perkembangan polip aseksual dan medusa seksual, namun beberapa tidak memiliki polip atau tidak memiliki medusa.
                     Dalam waktu lama, Cnidaria dikelompokkan dengan Ctenophora dalam filum Coelenterata, akan tetapi setelah lebih disadari perbedaan mereka menyebabkan mereka ditempatkan pada filum yang terpisah. Cnidaria diklasifikasikan menjadi empat kelompok utama: Anthozoa yang sesil terdiri dari anemon laut, koral, dan pena laut; serta Scyphozoa (ubur-ubur), Cubozoa (ubur-ubur kotak) dan Hydrozoa yang ketiganya perenang, kelompok beranekaragam yang termasuk cnidaria air tawar dan juga cnidaria laut, dan memiliki baik anggota yang sesil seperti Hydra dan perenang berkoloni seperti ubur-ubur kapal perang portugis. Staurozoa baru-baru ini diakui sebagai satu kelas tersendiri dan bukan bagian kelompok Scyphozoa, dan ada perdebatan tentang apakah Myxozoa dan Polypodiozoa merupakan cnidaria atau lebih dekat pada bilateria (hewan yang lebih kompleks).
                     Banyak cnidaria memangsa organisme yang berukuran dari plankton hingga binatang yang berukuran beberapa kali lebih besar dari mereka sendiri, tetapi banyak dari mereka mendapatkan nutrisi dari alga endosimbiotik, dan ada yang bersifat parasit. Banyak cnidaria yang dimangsa oleh binatang lain termasuk bintang laut, ikan dan penyu. Terumbu karang yang polipnya kaya akan alga endosimbiotik, menopang beberapa ekosistem paling produktif di dunia, dan melindungi vegetasi di daerah pasang-surut dan pada garis pantai dari arus yang kuat dan juga pasang air laut. Sementara koral terbatas hidup di air laut hangat dan dangkal, cnidaria lain hidup di laut dalam, dai lautan kutub dan di air tawar.
                     Fosil cnidaria telah ditemukan di bebatuan yang terbentuk 580 juta tahun lalu, dan fosil lain menunjukkan bahwa koral sudah ada tak lama sebelum 490 juta tahun lalu dan menjadi beranekaragam beberapa juta tahun kemudian. Fosil cnidaria yang tidak membuat struktur bermineral sangat jarang Ilmuwan saat ini berpikir bahwa cnidaria, ctenophora dan bilateria loebih dekat kekerabatannya dengan spons calcarea daripada dengan spons lain, dan bahwa anthozoa adalah "saudara" evolusioner dari cnidaria lain, dan lebih berkerabat dekat dengan bulateria. Analisis baru-baru ini menyimpulkan bahwa cnidaria, meskipun dianggap lebih "primitif" dari bilateria, memiliki rentang gen yang besar.
                     Sengat ubur-ubur membunuh beberapa ratus orang pada abad ke 20 , dan ubur-ubur kotak lah yang terutama sekali berbahaya. Di pihak lain, beberapa ubur-ubur besar dianggap sebagai makanan enak di Asia timur dan selatan. terumbu karang telah lama dianggap penting secara ekonomi sebagai tempat memancing, pelindung bangunan di pantai dari arus dan pasang air laut, dan baru-baru ini sebagai pusat wisata. Namun, mereka rentan terhadap penangkapan ikan berlebih, pertambangan material bangunan, polusi, dan kerusakan akibat pariwisata.


c.         Organisasi tingkat organ yaitu terdiri dari beberapa:
·      Platyhelminthes
           
            Platyhelminthes adalah filum dalam Kerajaan Animalia (hewan). Filum ini mencakup semua cacing pipih kecuali Nemertinea, yang dulu merupakan salah satu kelas pada Platyhelminthes, yang telah dipisahkan.
            Tubuh pipih dosoventral dan tidak bersegmen. Umumnya, golongan cacing pipih hidup di sungai, danau, laut, atau sebagai parasit di dalam tubuh organisme lain. Cacing golongan ini sangat sensitif terhadap cahaya. Beberapa contoh Platyhelminthes adalah Planaria yang sering ditemukan di balik batuan (panjang 2-3 cm), Bipalium yang hidup di balik lumut lembab (panjang mencapai 60 cm), Clonorchis sinensis, cacing hati, dan cacing pita.
    

·      Nemathelminthes
            Nemathelminthes atau Aschelminthes adalah filum yang pernah dipakai pada Kerajaan Hewan (Animalia). Pengelompokan ini sekarang tidak digunakan lagi karena polifiletik. Meskipun demikian, pengelompokannya kadang-kadang masih dipakai untuk kemudahan.
Anggota-anggotanya mencakup berbagai cacing yang dikenal sebagai cacing giling: hewan dengan tubuh berbentuk silinder memanjang, bahkan sangat panjang sehingga muncullah nama 'Nemathelminthes', yang berarti "cacing berkas" (dari bahasa Yunani). Tubuhnya tidak beruas-ruas.
            Nemathelminthes atau Aschelminthes adalah filum yang pernah dipakai pada Kerajaan Hewan (Animalia). Pengelompokan ini sekarang tidak digunakan lagi karena polifiletik. Meskipun demikian, pengelompokannya kadang-kadang masih dipakai untuk kemudahan.

·      Annelida
           
            Annelida adalah filum luas yang terdiri dari cacing bersegmen, dengan sekitar 15.000 spesies modern, antara lain cacing tanah dan lintah. Filum ini ditemukan di sebagian besar lingkungan basah, seperti air tawar dan di laut. Panjang anggotanya mulai dari di bawah satu milimeter sampai tiga meter. Filum ini dikelompokkan menjadi tiga kelas yaitu Polychaeta, Oligochaeta, dan Hirudenia

·      Arthropoda
           
            Arthropoda adalah filum yang paling besar dalam dunia hewan dan mencakup serangga, laba-laba, udang, lipan dan hewan sejenis lainnya. Arthropoda adalah nama lain hewan berbuku-buku. Arthropoda biasa ditemukan di laut, air tawar, darat, dan lingkungan udara, termasuk berbagai bentuk simbiosis dan parasit. Hampir dari 90% dari seluruh jenis hewan yang diketahui orang adalah Arthropoda.
Arthropoda memiliki beberapa karakteristik yang membedakan dengan filum yang lain yaitu : Tubuh bersegmen; segmen biasanya bersatu menjadi dua atau tiga daerah yang jelas, anggota tubuh bersegmen berpasangan (Asal penamaan Arthropoda), simetri bilateral, eksoskeleton berkitin; secara berkala mengalir dan diperbaharui sebagai pertumbuhan hewan, kanal alimentari seperti pipa dengan mulut dan anus, sistem sirkulasi terbuka, hanya pembuluh darah yang biasanya berwujud sebuah struktur dorsal seperti pipa menuju kanal alimentar dengan bukaan lateral di daerah abdomen, rongga tubuh; sebuah rongga darah atau hemosol dan selom tereduksi, sistem syaraf terdiri atas sebuah ganglion anterior atau otak yang berlokasi di atas kanal alimentari, sepasang penghubung yang menyalurkan dari otak ke sekitar kanal alimentari dan tali syaraf ganglion yang berlokasi di bawah kanal alimentary, ekskresi biasanya oleh tubulus malphigi; tabung kosong yang masuk kanal alimentari dan material hasil ekskresi melintas keluar lewat anus, respirasi dengan insang atau trakhea dan spirakel, tidak ada silia atau nefridia.
Empat dari lima bagian (yang hidup hari ini) dari spesies hewan adalah arthropoda, dengan jumlah di atas satu juta spesies modern yang ditemukan dan rekor fosil yang mencapai awal Cambrian. Arthropoda biasa ditemukan di laut, air tawar, darat, dan lingkungan udara, serta termasuk berbagai bentuk simbiotis dan parasit.
Hampir dari 90% dari seluruh jenis hewan yang diketahui orang adalah Arthropoda. Arthropoda dianggap berkerabat dekat dengan Annelida, contohnya adalah Peripetus di Afrika Selatan.
Arthropoda dalam dunia hewan merupakan filum yang terbesar di dunia. Jumlah spesiesnya yaitu sekitar 900.000 spesies dengan beragam variasi. Jumlah ini kira-kira 80% dari spesies hewan yang diketahui sekarang. Arthropoda dapat hidup di air tawar, laut, tanah, dan praktis semua permukaan bumi dipenuhi oleh spesies ini. Arthropoda mungkin satu-satunya yang dapat hidup di Antartika dan liang-liang batu terjal di pegunungan yang tinggi. Semua anggota filum ini mempunyai tubuh beruas-ruas dan kerangka luar yang tersusun dari kitin. Rongga tubuh utama disebut hemocoel. Hemocoel terdiri dari sejumlah ruangan kecil yang dipompa oleh jantung. Jantung terletak pada sisi dorsal dari tubuhnya. Sistim saraf anthropoda seperti pada annellida, terdapat bagian ventral tubuh berbentuk seperti tangga tali. Arthropoda memiliki lima kelas, diantaranya yaitu : kelas Chilopoda, kelas Diplopoda, kelas Crustacea, kelas Arachnida, dan kelas Insecta

·      Mollusca
           
            Moluska (filum Mollusca, dari bahasa Latin: molluscus = lunak) merupakan hewan triploblastik selomata yang bertubuh lunak. Ke dalamnya termasuk semua hewan lunak dengan maupun tanpa cangkang, seperti berbagai jenis siput, kiton, kerang-kerangan, serta cumi-cumi dan kerabatnya.
            Moluska merupakan filum terbesar kedua dalam kerajaan binatang setelah filum Arthropoda. Saat ini diperkirakan ada 75 ribu jenis, ditambah 35 ribu jenis dalam bentuk fosil. Moluska hidup di laut, air tawar, payau, dan darat. Dari palung benua di laut sampai pegunungan yang tinggi, bahkan mudah saja ditemukan di sekitar rumah kita.

d.  Organisasi tingkat system organ yaitu terdiri dari beberapa:
·      Echinodermata
           
Filum Echinodermata (dari bahasa Yunani untuk kulit berduri) adalah sebuah filum hewan laut yang mencakup bintang laut, Teripang, dan beberapa kerabatnya. Kelompok hewan ini ditemukan di hampir semua kedalaman laut. Filum ini muncul di periode Kambrium awal dan terdiri dari 7.000 spesies yang masih hidup dan 13.000 spesies yang sudah punah. Lima atau enam kelas (enam bila Concentricycloidea dihitung) yang masih hidup sekarang mencakup
  • Asteroidea bintang laut: sekitar 1.500 spesies yang menangkap mangsa untuk makanan mereka sendiri
  • Concentricycloidea, dikenal karena sistem pembuluh air mereka yang unik dan terdiri dari hanya dua spesies yang baru-baru ini digabungkan ke dalam Asteroidea.
  • Crinoidea (lili laut): sekitar 600 spesies merupakan predator yang menunggu mangsa.
  • Echinoidea (bulu babi dan dolar pasir): dikenal karena duri mereka yang mampu digerakkan; sekitar 1.000 spesies.
  • Holothuroidea (teripang atau ketimun laut): hewan panjang menyerupai siput; sekitar 1.000 spesies.
  • Ophiuroidea (bintang ular dan bintang getas), secara fisik merupakan ekinodermata terbesar; sekitar 1.500 spesies.
Bentuk hewan yang sudah punah dapat diketahui dari fosil termasuk Blastoidea, Edrioasteriodea, Cystoidea, dan beberapa hewan Kambrium awal seperti Helicoplacus, Carpoidea, Homalozoa, dan Eocrinoidea seperti Gogia.
Echinodermata adalah filum hewan terbesar yang tidak memiliki anggota yang hidup di air tawar atau darat. Hewan-hewan ini juga mudah dikenali dari bentuk tubuhnya: kebanyakan memiliki simetri radial, khususnya simetri radial pentameral (terbagi lima). Walaupun terlihat primitif, Echinodermata adalah filum yang berkerabat relatif dekat dengan Chordata (yang di dalamnya tercakup Vertebrata), dan simetri radialnya berevolusi secara sekunder. Larva bintang laut misalnya, masih menunjukkan keserupaan yang cukup besar dengan larva Hemichordata.
Banyak di antara anggotanya yang berperan besar dalam ekosistem laut, terutama ekosistem litoral pantai berbatu, terumbu karang, perairan dangkal, dan palung laut. Spesies bintang laut Pisaster ochraceus misalnya, menjadi predator utama di ekosistem pantai berbatu di pesisir barat Amerika Utara, spesifiknya mengendalikan populasi tiram biru (Mytilus edulis)sehingga spesies yang lain dapat menghuni pantai tersebut dan bivalvia tersebut tidak mendominansi secara berlebihan. Contoh lain adalah Acanthaster planci yang memakan polip karang di perairan Indo-Pasifik. Kendati sering dianggap desktruktif, ada beberapa teori yang mengatakan bahwa A. planci sebenarnya adalah predator yang penting untuk ekosistem terumbu karang, sehingga terjadi rekruitmen karang baru yang menggantikan koloni-koloni tua, juga mengurangi tekanan kompetisi antara satu spesies karang dengan yang lain.
Echinodermata mempunyai kemampuan untuk melakukan regenerasi bagian tubuhnya yang hilang, contohnya timun laut. Apabila timun laut merasa dirinya terancam, maka timun laut akan menyemprotkan organ tubuhnya agar mendapatkan kesempatan untuk melarikan diri. Kelak, organ tubuh yang hilang akan tumbuh kembali

·      Chordata 
           
Filum Chordata adalah kelompok hewan, termasuk vertebrata dan beberapa binatang invertebrata yang memiliki ciri-ciri yang serupa. Semua anggota kelompok ini, pada suatu saat dalam kehidupan mereka, memiliki notokorda, tali saraf dorsal berongga, celah faring (pharyngeal slits), endostyle, dan ekor berotot yang melewati anus. Chordata terbagi menjadi empat subfilum: Vertebrata, Urochordata, Cephalochordata, and Hemichordata.

Daftar Pustaka
Aryulina,dkk. 2006.Biologi 3. ESIS,Jakarta
Istamar.2006.Biologi SMA 3A. Erlangga, Jakarta