Wednesday, January 23, 2019

Kejujuran yang Meluap Mulap

Satu malam aku menyadari kalau ada beberapa suara yang menggebu ingin disampaikan. Rasanya itu sulit sekali untuk ditahan, tapi kalau pun disampaikan juga seperti hanya menjadi bumerang.

Dan terjadilah kekacauan ini. Tepat ditengah malam, aku jadi gelisah dan salah fokus. Maksud hati cuma mau berpendapat, apa daya kekuatan khilaf mengantarkan pesanku di forum yang salah.

Bagaimana ya rasanya, antara deg deg an karena bersalah, seperti ketahuan telah melempar petasan ke api. Orang lain terluka dan  100% aku dinyatakan salah.

Di sisi lain, aku mau bilang ke diri sendiri. Hai, ga papa. Ga papa salah, itu memang kamu kok, yang biasanya bersuara lantang, tanpa gentar. Jangan takut dong. Dulu kamu selalu berani bertanggung jawab apapun kesalahanmu.

Tapi aku masih merasa takut, aku bukannya takut pada atasan. Tapi aku takut dihukum Tuhan. Aku takut kalau aku tidak bisa berhenti dengan kesan yang baik.

Hari ini aku belajar, di kantor pertamaku, aku tidak bisa mengeluh, apa pun itu. Aku harus bisa survive sendiri. Kalau satu detik saja pertahanku runtuh, semuanya akan tumpah dalam rentetan keluh kesah.

Aku pun harus berhati hati untuk menahan luapan keluh kesah itu, karena bisa jadi mengalir seperti air bah. Menghantamku balik.

Sunday, January 13, 2019

2018: Jalan – jalan, Kerja, Berkarya


Setelah 2017 yang terasa seperti berlayar di laut tenang tapi tak kunjung bertepi, akhirnya di pertengahan 2018 aku mendarat di Kalimantan Utara. 




2018 is an Unpredictable and Beautiful Year.

Separuh 2018 aku lewati dengan banyak improvisasi, karena banyak rencana yang berubah. Ada banyak sekali doa dan harapan yang diminta sejak lulus kuliah, terjawab di 2018. Dulu, waktu sibuk – sibuknya ngerjain skripsi, aku pernah berharap untuk bisa jalan – jalan dulu baru kerja. Aku juga berdoa semoga bisa kerja di kementerian entah di KLHK atau PUPR. Bahkan sejak awal kuliah sempat terbesit dalam hati, berharap bisa punya penghasilan pertama di atas 3,5 juta, tapi ga disebutin waktu solat.

Alhamdulillah, semuanya dikasih Allah setelah lulus kuliah hingga di 2018. Setelah sidang akhir di Januari 2017, aku bisa main ke Malang sebelum wisuda, kemudian tahun baru 2018, aku bisa jalan – jalan ke Kapuas, Kalimantan Tengah, Maret 2018 aku bisa main ke Bogor dan tepat sebelum diklat, di bulan Juli, aku diajak ke Garut. Bahkan waktu diklat pun aku bisa sampai ke Semarang dan Pati. 

Tahun 2017 aku bertemu teman baru di tempat khursus bahasa inggris, Ka Elmi, aku sih biasanya manggil Miss Elmi. Suatu hari aku cerita udah ngelamar kemana aja di Samarinda, terus dia bilang, “Miss, kalau kayak kamu sayang kalau nyoba kerja di tempat yang asal – asal, coba sekalian ke tempat yang bagus, coba aja masukin ke Mandiri atau Danamon.” Waktu itu dia baru aja resign dari Mandiri dan masuk ke Danamon. 

Masukan dari Miss Elmi itu benar – benar meresap ke jantung dan aku masih ingat sampe sekarang di Januari 2019. Karena aku merasa pendapatnya benar dan aku merasa aku tau banget aku mau jadi apa. Setiap hari pun aku semakin fokus berdoa agar dapat kerja yang relevan. 

Akhirnya satu hari di 2018, aku diterima di BLUP3H, unit kerja di Kementerian LHK. Walaupun nggak sesuai latar pendidikan, tapi masih bersinergis lah antara pembangunan usaha kehutanan dengan Teknik Lingkungan, ada konservasinya yang sangkut. Alhamdulillah, aku merasa ini adalah keputusan terbaik di tahun 2018. Apalagi setelah itu ga ada juga loker yang bisa aku apply, waaah kalau saat itu aku tidak mencoba, aku nggak yakin aku bisa melewati 2018 dengan damai dan tentram. Hingga akhirnya aku di sini. Bisa menjejakan kaki di Kalimantan Utara, makan soto lamongan di Bulungan, makan kepiting di Tarakan dan makan pecel di Nunukan. My Life is an adventure, isn’t it?



Petualangan di 2018 belum selesai sampai disitu karena ada beberapa cerita pendek fiksi yang aku, dhini, dan dhyna bukukan. Ini adalah project Amicos Sribos yang digarap dari Mei 2018. Baru kali ini aku benar-benar jujur pada diriku sendiri. Pada tulisanku. Akhirnya aku berani menulis tanpa takut memikirkan akhir ceritanya. Aku percaya saja pada semua yang ingin aku tuliskan. 

Kalau 2016 -2017 kita cuman bisa bikin PKM dan skripsi, 2018 kita bisa bikin kumpulan cerpen. Terima kasih dhini, dhyna, yang ga bosan-bosan ngajak kolab, terima kasih juga buat tim hore paling setia: eka, diah, sahla, hime, kiki dan shelda yang udah berkontribusi dan bikin ini jadi dinamis. Terima kasih juga buat semua teman – teman yang telah memberi perhatian dan membeli bukunya. Semoga kami bisa terus tumbuh dan memberikan cerita yang lebih baik lagi untuk layak dinikmati. 

Seorang motivator Amerika, Zig Ziglar berkata "You don’t have to be great to start, but you have to start to be great"—
And here we are. We are ready to start again.

Wednesday, February 14, 2018

Life is Unpredictable

Unpredictable, that how life is. For me.

Since I was younger, I have had a lot of things to try. So I set dreams.

While I grow up, I learn how everything turn out of my hope. I can't always get everything that I wanted.

Today, I know exactly what I want to reach. What I want to have. I had to take responsibility for my dreams. Not like today. I'm missing the day when I was busy with my tasks and my friends everyday. I need be busy at weekday and free at weekend.

Tuesday, January 23, 2018

Trik Menikmati Status Pengangguran: Just Be Happy & Grateful


Setahun yang lalu di tanggal ini adalah hari paling melegakan setelah hampir 10 bulan berkutat dengan skripsi. Skripsi yang penuh petualangan itu akhirnya siap dijilid. Senang, bangga begitulah rasanya.

Sampai setelah setahun berlalu, di sinilah aku. Masih Unemployment aka pengangguran. Setahun terakhir ini adalah masa yang lebih sulit dari pada ujian nasional+sbmptn+ujian skripsi. Iya, kurang lebih seperti itulah.

Mempertahankan mood dan mental lebih sulit di fase ini, karena kita dituntut menjawab rentetan pertanyaan “Udah dapat panggilan? Udah melamar dimana?” dan sejenisnya. Pertanyaan yang lama-lama membosankan jawabanya. Sampai rasanya pengen jawab, “Udahlah tunggu aja syukurannya” atau “Adalah pokoknya” atau “Udah lah ga perlu tau”. Hehehe.

Itulah sisi gelapnya  Unemployment. Ok, cukup.

Seandainya diteruskan untuk mengeluh, akan ada sebukit keluhan yang ujung-ujungnya berakhir di penyesalan. Emosi yang negatif itu malah membuat diri sendiri kehabisan energi, hilang semangat dan mematikan kreatifitas. Di sinilah emosi positif yang harus kita ciptakan sendiri.

Suatu waktu pernah terpikir, ini ga adil, kenapa teman yang usahanya biasa aja waktu di sekolah, waktu kuliah tapi malah lebih duluan dapat kemudahan berupa pekerjaan. Tapi coba lihat disisi lain, kita ga pernah tau rahasia Tuhan. Mungkin dia yang belajarnya kurang malah ibadahnya yang lebih kuat. Rezeki tiap orang berbeda dan jalan sukses tiap orang juga beda.

Mari kita lihat sisi positifnya Unemployment aka pengangguran,
1.       24 jam x 7 hari waktu luang.
Dulu lebih 12 jam sehari aku habiskan buat kegiatan sekolah, bimbel, organisasi sampai mengerjakan PR. Rasanya waktu yang ada masih kurang buat istirahat.
 Sekarang? Aku punya  24 jam x 7 hari waktu luang yang bisa aku gunakan untuk menyalurkan hobi, meningkatkan ibadah, istirahat, jalan-jalan.
2.       Bebas mencoba kegiatan apa pun.
Kepadatan kegiatan kampus bikin aku hampir ga punya waktu untuk menyoba kegiatan lain. Sekarang? Aku punya kebebasan ngerjain apa aja.Belajar bahasa baru, belajar doodling, desain, bullet journaling, blogging. We can do what ever we want with out deadline or limit time! Just be Happy!
3.       Banyak waktu untuk dilewatkan bersama orang tua, karena kita ga akan tau sampai kapan bisa terus bersama mereka.
Setelah 3 tahun SMA di boarding school + 4,5 tahun kuliah di luar kota, Aku bersyukur banget setahun ini sama mamaku terus, sering ketemu keponakan yang makin hari makin ada ada aja kelakuannya. Apalagi dalam setahun terakhir ini 3 orang tersayang di keluarga besar mama dipanggil Yang Maha Kuasa dalam jarak waktu yang berdekatan. Berat kan jauh-jauh lagi dari orang tua apalagi mama.

See? Status Unemployment aka pengangguran bukan sebuah kondisi yang menjadikan kita seperti pengemis atau sarjana tidak berguna. Malahan ini waktunya kita belajar menjadi lebih positif dan bersyukur.  Unemployment aka pengangguran adalah kemerdekaan untuk menemukan hal yang baru. Nikmatnya lebih besar daripada meratapi omongan tetangga atau pertanyaan keluarga bahkan teman-teman lain.

Aku yakin “Bahagia itu dari diri sendiri”. Apapun yang kita lalui kita yang merasakan sendiri, jadi kita sendiri juga yang membuat ini musibah atau berkah. Semua tergantung dari sudut pandang dan sikap yang kita ambil. Jika kita memilih untuk bersyukur, inilah terbaik. Inilah saatnya untuk meningkatkan diri kita untuk jadi lebih baik, menemukan perkerjaan yang terbaik dan bahagia.

Monday, December 18, 2017

A Magic Spell: Menjadi Kreatif

Kreativitas bukan bakat, tapi kemampuan yang kita bangun dengan berlatih. The most creative people are typically very open people. Artinya kita harus memulai untuk mengekspresikan ide, konsep dan pengalaman kita agar terus terlatih untuk berfikir kreatif.

Kutipan "Creativity is Contagious, Pass It On" menjadi mantra ajaib yang membuat saya terus mencoba untuk berfikir kreatif. Bisa saja kita mencari inspirasi dari orang lain hingga akhirnya bisa membuat karya dan berbagi inspirasi baru kepada orang lain.



Wednesday, October 18, 2017

What Should We Do When Our BF Tells That She Broke Up

As a good and normal friend, first thing that we will do is saying "Don't be sad, girl...." then send a sad emoticon.

Is that enough? The fact is, that words aren't working. The truth is we can't really understand how did she feel. We will feel sad too, but we can't understand how hurt her feeling is. Beside that all of our sympathy can't heal her wounded heart.

So, what shoul we do?

1. Just listen to her story. Give her time to tell us her full story. Don't try to give her advise if she doesn't ask. If it necessary, give her a hug. All girls need is an attention and understanding.

2. Make her smile. Tell jokes or anything funny to distract her sadness. Then tell good things of her, don't hesitate to praise her. Show that we are always here for her, and stand for her.

3. Be patient in your friendship. Not all problems need solving. Maybe we only need times to organize everythings. Her wound will be healed by time flies.

I think that's all easy and logic ways to cheer up a broken hearted person. So, wish you have a long lasting friendship!

Saturday, September 24, 2016

Kasak Kusuk Kesek: Ultah Eka Ke-22

Piglet: What is your favorite day?
Pooh: Today.
Piglet: Why?
Pooh: A day I spend with you is my favorite day. So, today is my favorite day.
Pooh, kok kita samaan ya? aku juga suka hari ini, karena ada mereka yang selalu mewarnai hari-hari aku di banjarbaru. Senang sekali punya banyak teman yang bisa diajak makan, nonton, belajar, sampai nginap (apalagi curhat). Hehehe.

A photo posted by Rimasaria (@rimasaria) on

Let me introduce my beloved sisters! Ini nih 4 teman-teman rasa saudara setalah Dhini, Sahla dan Kiki. Kita jadi akrab sampe bobo bareng gara-gara Kepanitiaan Hari Bumi & Lingkungan tahun 2014. Sekitar awal semester 4. Waktu itu aku jadi sekretaris, dhini bendahara, dhyna, eka, diah, hime jadi seksi Keseketariatan, lebih sering disebut Kesek. Karena rangkaian acaranya panjang berbulan-bulan, jadi deh kita punya grub chat "Kasak Kusuk Kesek". Karena dulu kerjaanya nyempil (bekasak dlm bahasa Banjar) diantara tebaran surat2, proposal2, dan kertas2 berharga lainnya kayak sertifikat. Grub chat kita pas semester 8 berubah jadi "K3 udara i'm in Love". Kurang lebih kita udah jalan bareng 2 tahun lebih, semoga langgeng sampe tua banget Aamiin.


Sekarang 23 September 2016, dan ini adalah mereka yang masih belum dilamar orang waktu aku mengetik postingan ini. Add aja dulu Ig-nya, trus kenalan, jadi teman. Siapa tau cocok jadi teman hidup.

1. Nurul Huda aka Hime, si manis manja dari Tanjung Tabalong, tipikal gadis rajin belajar, rajin mencuci baju dan rajin update film+drama terbaru, dari Box Office, Hollywood sampe Korea: ok!. Hobinya ajep ajep di ruang karoke nyaniin lagu2 genre EDM. Aku kenalan sama dia pas hari pertama ke kampus Teknik. Waktu itu pengarahan ospek, kamis sore di Fakultas Teknik Kampus Banjarmasin. Kesan pertama: oh anak aksel, kutu buku nih. Pake kaca mata soalnya. Eh, sekalinyaaa.....

2. Raudhyna Zata N aka Dhyna atau Dina atau Bu Din. Mbak manis kalem dari Bontang. Yang ini kenalan pas udah seminggu ospek. Aku negur dia duluan di tribun plaza kampus Teknik *(kaan, ak nggak sombong :p). Yang ini asli, baik banget, cuek banget, simpel banget. Nggak repot pokoknya temenan sama dia, malah kayaknya aku yang sering ngerepotin. Hobinyaaa pokoknya makan no.1, tidur no.2, nonton dan nugas no.sekian.  

3. Eka Damayanti, si manis-manis jaim jutek dari Sampit. Yang paling cantik karena paling bisa dandan. Hobinya pake baju atau jilbab bunga-bunga. Jago belanja ke pasar dan masak di dapur. Dia ini pasangannya Hime kalo update film/drama/reality talkshow tv Korea. Pertama kali kenalan kayaknya di depan prodi pas tukeran ttd buat tugas ospek, trus kenalan ulang dikelas kali yaaa, terus udah, jadi teman sekelompok, teman kerja di panlak.

4. Diah Octarinie,yang paling manis kalo dilihat kadang kayak coklat, kadang kayak sawo, dan seksi. Soalnya dia anak aksel juga dari Tanjung, Tabalog. Teman sekelas Hime waktu SMA, tapi katanya mereka dulu beda gank gtu. Orangnya menyenangkan karena bisa ngelucu, kayak pelawak, konyol. Hobinya bacain/dengerin puisi Fiersa Besari. Buat aku, kadang dia juga bisa jadi konsultan gizi. Dulu pertama kali kenalannyaaa lupa. Kayaknya sama kayak eka. Dulu itu otomatis aja di parkiran, langsung menyapa.

Ada lagi, 1 yang masuk grup line&bbm K3, si Dhini atau Rhoma. Kayakya dia udah pernah aku bahas dulu.
--------------------------------

Udah dulu perkenalannya. Sekarang waktunyaaaaa mengenang late birthday party Eka. 
Biasa deeeh kalo ada yang Ultah, pasti dikasih kadonya telat-telat biar berkesan. Daaan today is Eka's Day! Ngapain aja hari ini?

1. Nonton film The Visit (2015).
The Visit (2015 film) poster.jpg
Film ini rekomended banget buat ditonton rame-rame, nggak sesaram The Conjuring 1. Produsernya Insidious juga, jadi filmya lumayan menguras komentar, seru bikin kaget-kaget gitu dan menguras energi gara2 kebanyakan komentar. Sukses bikin kami kelaparan habis nonton ini. Tapi ceritanya seadanya, nggak diceritain jelas asal muasal masalahnya tokoh protogonis dan apa sih yang sebenarnya terjadi sama kakek neneknya. Trus nasib tokoh antagonisnya? pokoknya terka-terka ja sendiri. Pas kebetulan eka ngajakin nobar, pas kebetulan aku dan dhyna udah beli dvd bajakan 2-3 minggu yang lalu kali ya, tapi belum ditonton jadi deeh nobar beneran. 

2. Ngasih Eka kue+lilin+kado.
Pas eka ngajak ngumpul, pas ada dvd belum ditonton, pas semua lengkap ber6. Sekalian aja deh ngadoin eka. Alhamdulillah, hari ini Eka nggak kepedean bakal dikasih kado. rasanya kita semua puas karena ekanya ga tau-tau. Biarpun kadonya nggak banyak, semoga tahun ini tetap berkesan buat eka. Semoga kadonya bisa awet menemi dia bertahun-tahun kedepan dan semoga doa-doa kita semua buat eka terkabul. Aamiin ya rabb. Liat deh, cantikan parcelnya? Haha

3. Foto-foto. (update nanti)
Nggak afdol rasanya kalo ngumul, ada kue, ada kado tapi nggak foto. Hehehe. Hari ini sepertinya ada beberapa foto yang mulai rada-rada kurang waras. tapi wajib dikenang1 Cek it out! 

Bentar lagi insyaallah, bakal rilis single perdana kita, judulnya Marsh[helm]mellow. Kami adalah Teapot Girlband yang udah siap bikin hari-harimu lebih berwarna. Ini foto kita pertama yang mulai ga beres kelakuannya. Lagi banyak pikiran ya kak? Wisudanya udah kepending dari mei? Eeeeh. Kabuuur!




Wednesday, June 29, 2016

A Moment To Remember

I'll will always remember my results in last semester. This is a perfect score. Sometimes I'm happy, but also I desperate. Sometimes I'm grateful but also I cry a lot.

I should learn more to grow up. We tried, we prayed, but the result not always match. Ok, enough. Live must go on. Dreams are not over.

We may got perfect score, but it doesn't mean we can be good in reality. Study is not about how to get perfect score, but it's about how to be a real human. How to use our education in a real life.

Just cheer up! I'm sure, I'm more better then my score papers. Stay positive, stay grateful ;-)

I attached my last score, this is real perfect scores to remember. ⬇ XO XO



Thursday, June 2, 2016

Glad to Find You!

Dear my old friend!


Finally, I find you! Nice to find you on internet, you've grow up better now. 
Since last year, I wondered, how's your life? How's your school? Well, I just suddenly missing you. It is just because you appeared in my dreams. I don't want back to yesterday, but I wish we can meet again and be freind. Be good friend. 

Sunday, May 29, 2016

Mengejar Seroja

Seroja (Nelumbo nucifera) adalah tanaman air berbunga yang biasa disebut teratai alias lotus. Sebenarnya seroja ga sodaraan sama teratai (Nymphaea), soalnya nama keluarganya aja beda.
Mungkin karena dia sama-sama ditemukan di sawah. Jadi disamain aja namanya sama penduduk lokal.

Kali ini kami mau merekayasa lahan basah pakai seroja buat mengolah limbah sasirangan biar aman kalo di buang ke badan air.

Awalnya, (waktu menyusun proposal penelitian) aku kira seroja gampang diambil, karena daunnya ngapung di atas air. Eeeeh ternyata batangnya jauh didalam lumpur sampe akar-akarnya 😂
Tinggi batangnya aja lebih dari 150cm, untung masih ada yang kurang dari 50 cm.

Begini nih kalo mengarang ide cuman lewat teori doang. Bener sih kalo buku adalah jendela dunia. Tapi kalo kamu nggak keluar ke dunia yang sesungguhnya, ga tau deh faktanya seperti apa. Kalo di fakultas teknik, sering terucap "teori beda jauh dengan kondisi di lapangan"

Well, nasi sudah menjadi bubur. Proposal PKMPE sudah diterima Dikti, artinya rezeki ga boleh di tolak. Alhamdulillah, ngerjain penelitian yang satu ini didukung moral dan tenaga sama semua teman-teman terdekat. Tanpa mereka, bingung deeeh mau nganggkut purun tikus, seroja plus tanahnya gimana. Walau kita selalu di sapa hujan, terima kasih my favorite team, yang ga pernah jera bantuin penelitian ini. Nanti nama kalian aku cantumin ke dalam skripsi aku 😄

Semoga seroja dan purun tikusnya bertahan sampai penelitian ini selesai.

آمِيْنُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Monday, November 30, 2015

Sebuah Nama


Kemarin, saat senyum merekah dengan tulus
Saat tangan menjabat dengan ringan
Saat kaki melangkah dengan seirama
Saat itu aku mengira bahwa perjumpaan kita akan indah
Kemarin, saat ego semakin menggebu
Saat wajah mendua rupa
Saat kekuasaan diperebutkan
Saat itu pula semua topeng terungkap
Hari ini, biar saja sebuah nama berakhir dalam bingkai
Biar saja semua semu melebur dipermukaan
Biar saja jalan kita terpisah di persimpangan
Karena semua yang kau ucapkan


Tuesday, November 10, 2015

Nobody's Perfect

Sempurna. Satu kata yang tak ada.

Mencari kesempurnaan adalah pekerjaan yang melelahkan, menyakitkan dan sia-sia.

Sempurna. Satu kata yang hanya dimiliki Tuhan.

Kita memang sempurna diciptakan-Nya. Tapi bukankah kita selalu menemukan kekurangan di diri sendiri?

.....

Banyak hal yang dapat refleksikan ketidaksempurnaan dalam hidup.

Masih ada luka ditengah tawa.
Masih ada kecewa ditengah harapan.
Masih ada duka ditengah bahagia.
Masih ada marah ditengah suka.

Masih ada iri.
Masih ada ego.
Masih ada salah.
....

Tuesday, October 27, 2015

Di antara Kemarin dan Hari Ini

Kemarin,
Ada rasa yang sempat terlupa
Ada rindu yang telah lama tertinggal
Ada percikan yang telah lama reda

Kemarin,
Ada rasa yang ku ingat kembali
Ada rindu yang mulai terukir
Ada percikan yang mengelitik

Hari ini,
Ada jarak dan waktu
Ada alasan berlari
Ada alasan untuk berhenti

Diantara hari ini dan kemarin,
Ada satu siluet kenangan
Ada jumpa yang tertunda
Ada doa yang terus dipanjatkan

Ada senyum yang mengembang
Ada sedih yang menggores
Ada harap yang meninggi
Ada hati yang menepi

Sunday, August 23, 2015

Berkali-kali

1 hari
2 hari
3 hari
4 hari
5 hari
6 hari
7 hari
8 hari
9 hari
10 hari

Berhari-hari, menanti.

1 kali
2 kali
3 kali

Berkali-kali, menunggu.

1 tidak pernah jauh dari 2. 2 tidak jauh dari 3.

Terus terulang-ulang.

Hanya bisa mengulang.

Menanti, menunggu.Tapi waktu tak pernah berkata "hai, iya..,kamu"

Wednesday, May 6, 2015

Thursday, January 1, 2015

Prinsip 2015

Hai, januari 2015 !
Alhamdulillah, mesti ganti bulan dan tahun lagi. Biasanya, sedunia lagi heboh bikin resolusi tahun baru. Hmm... Mau resolusi apa yak buat tahun ini ?

Kalau di-review dari awal tahun 2014, point penting yang didapat itu adalah "komunikasi itu penting". Sepanjang 2014, gara gara sibuk dengan dunia sendiri dan berhenti menyapa kesayangan membuat dia berhenti dan berbalik arah.

Artinya, 2015 harus diisi dengan banyak mengalah, menyisihkan 1 menit buat menyapa para kesayangan. Sebelum mereka benar benar berbalik arah lalu berlari dan menghilang. Seperti orang bilang, kita baru sadar berapa berharganya setelah kehilangan.

Jadi, prinsip buat 2015 adalah : Nggak perlu repot repot ngurusin banyak hal. Mengalah aja buat mereka yang suka merepotkan diri sendiri. Mengalah aja biar ga kehilangan banyak.

Kehilangan energi, waktu dan sahabat itu adalah luka yang susah sembuhnya.

Semangat 2015 ! Semoga semakin sukses untuk jadi lebih baik. Aamiin yaa Rabb :)

Tuesday, December 9, 2014

Shield Protector

Akhir akhir ini, kadang merasa sendirian. Kadang kadang aja sih. Beberapa kali hampir jatuh. Tapi ternyata aku punya perisai pelindung. Ada kaka, sahabat, mama, abah yang selalu memantau dari jauh. Jadi, apapun masalahnya, selalu ada yang melindungi biar ga jatuh sampai luka. Seperti bintang, ada dan bersinar walau jauh.

Saturday, December 6, 2014

Misunderstand

Banyak hal yang lewat begitu aja, tanpa bisa dipahami. Padahal ia sudah singgah. Begitu saja.

Mengapa A harus berubah jadi C ? Padahal tidak ada yang terjadi. Seperti komponen kimia : Tidak mungkin bereaksi tanpa penambahan komponen lain.

Mengapa dulu teman dan sekarang berubah jadi musuh ? Nggak mungkin kalo tanpa sebabnya. Ada asap pasti ada api.

Topiknya adalah "Apa yang menjadi pokok permasalahannya ?"

Aku malas menoleh kebelakang ataupun bercermin kedepan dan kamu enggan memprotes aku.

Mungkin kamu kecewa. Atau apa ?? Aku nggak tau.

Yaa sudaaah. Anggap saja, kita kembali ke titik nol. Kita saling melupakan semua.

Karena kita sama egois, sama2 enggan mengalah.

Aku benci dengan ketidakjelasan ini, aku benci kita. Enggak, aku cuman kecewa. Kamu hapus aku, aku hapus kamu.

Hingga kita lupa kalau kita pernah saling memahami dan berteman baik.

Terimakasih pernah menjadi pelangi di sore hari. Indah. Sesaat. Fana.

Bye

Wednesday, December 3, 2014

Qoute Sahabat

Nur Hikmah atau biasa diteriakin "Acin/Nunu/Alay", sosoknya anggun, menawan, penyanyang, sabar, cerdas, tangguh. Calon istri yang sempurna dunia akhirat deeh.

Yang paling aku kangen, dia itu blak-blakan, ceriwis, pokoknya seru deh diajak ngumpul, diajak melanggar peraturan asrama jg asik. Haha #masalalu.

Akhir akhir ini, sepertinya di semester 5, banyak hujan badai. Banyak cobaannya yaa. Haha. Daaan selalu ada Nunu yang menyemangati lewat DPnya. Check this out !

Monday, December 1, 2014

Dear, December ! 2014 : Tahu Diri


Hai, selamat bertemu lagi
Aku sudah lama menghindarimu
Sialkulah kau di sini
Sungguh tak mudah bagiku
Rasanya tak ingin bernafas lagi
Tegak bediri di depanmu kini
Sakitnya menusuk jantung ini
Udah Desember yey, bentar lagi tahun baru. Artinya bentar lagi ujian akhir semester !!
Artinya ada beberapa tugas yang harus diselesaikan sebulan kedepan. Seru banget tugasnya, tapi.... deadline-nya itu lhooo menusuki jantung ini.

Beneran deh, tugasnya seru buat dikerjain. Sayangnya ada yang perlu dikerjain keroyokan kayak lirik yang ini :

Dan upayaku tahu diri
Tak slamanya berhasil
Pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bersama 

Maksudnyaaaa, ada yang dikerjain perkelompok. Kadang kadang ini yang paling bikin pusing, bersyukur karena partnernya teman teman dekat. Tapi cukup menguras jiwa juga ngerjain sama mereka. Adaaa aja alasannya, hambatannya. Macam - macam deh. Paling tidak, bersama mereka lebih banyak keseruannya, lebih banyak pusingnya dan lebih banyak ceritanya. Jadi aku harus tahu diri. Semoga sukses yak, Aamiin.

Dari Januari sampai hari ini, semuanya cukup cukup berbekas. Bahagianya, lukanya juga. Hehe.
Terima Kasih yaa, teman temanku yang seperti pelangi, warna warni. Terima kasih telah mengajari aku untuk "Tahu Diri" kayak lagunya Maudy Ayunda.

Cukup tau seadanya, cukup bicara seadanya, cukup mendengar seadanya, cukup melakukan sesuai porsinya, cukup berkorban seperlunya, cukup mencintai dan membenci seadanya, cukup jadi diri sendiri. Sekali lagi terima kasih.

Seperti kata Aira tadi pagi, "Dear, December. Jangan mau disuruh be nice atau apapun, cukup Just be yourself"