Sunday, May 29, 2016

Mengejar Seroja

Seroja (Nelumbo nucifera) adalah tanaman air berbunga yang biasa disebut teratai alias lotus. Sebenarnya seroja ga sodaraan sama teratai (Nymphaea), soalnya nama keluarganya aja beda.
Mungkin karena dia sama-sama ditemukan di sawah. Jadi disamain aja namanya sama penduduk lokal.

Kali ini kami mau merekayasa lahan basah pakai seroja buat mengolah limbah sasirangan biar aman kalo di buang ke badan air.

Awalnya, (waktu menyusun proposal penelitian) aku kira seroja gampang diambil, karena daunnya ngapung di atas air. Eeeeh ternyata batangnya jauh didalam lumpur sampe akar-akarnya 😂
Tinggi batangnya aja lebih dari 150cm, untung masih ada yang kurang dari 50 cm.

Begini nih kalo mengarang ide cuman lewat teori doang. Bener sih kalo buku adalah jendela dunia. Tapi kalo kamu nggak keluar ke dunia yang sesungguhnya, ga tau deh faktanya seperti apa. Kalo di fakultas teknik, sering terucap "teori beda jauh dengan kondisi di lapangan"

Well, nasi sudah menjadi bubur. Proposal PKMPE sudah diterima Dikti, artinya rezeki ga boleh di tolak. Alhamdulillah, ngerjain penelitian yang satu ini didukung moral dan tenaga sama semua teman-teman terdekat. Tanpa mereka, bingung deeeh mau nganggkut purun tikus, seroja plus tanahnya gimana. Walau kita selalu di sapa hujan, terima kasih my favorite team, yang ga pernah jera bantuin penelitian ini. Nanti nama kalian aku cantumin ke dalam skripsi aku 😄

Semoga seroja dan purun tikusnya bertahan sampai penelitian ini selesai.

آمِيْنُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Monday, November 30, 2015

Sebuah Nama


Kemarin, saat senyum merekah dengan tulus
Saat tangan menjabat dengan ringan
Saat kaki melangkah dengan seirama
Saat itu aku mengira bahwa perjumpaan kita akan indah
Kemarin, saat ego semakin menggebu
Saat wajah mendua rupa
Saat kekuasaan diperebutkan
Saat itu pula semua topeng terungkap
Hari ini, biar saja sebuah nama berakhir dalam bingkai
Biar saja semua semu melebur dipermukaan
Biar saja jalan kita terpisah di persimpangan
Karena semua yang kau ucapkan


Tuesday, November 10, 2015

Nobody's Perfect

Sempurna. Satu kata yang tak ada.

Mencari kesempurnaan adalah pekerjaan yang melelahkan, menyakitkan dan sia-sia.

Sempurna. Satu kata yang hanya dimiliki Tuhan.

Kita memang sempurna diciptakan-Nya. Tapi bukankah kita selalu menemukan kekurangan di diri sendiri?

.....

Banyak hal yang dapat refleksikan ketidaksempurnaan dalam hidup.

Masih ada luka ditengah tawa.
Masih ada kecewa ditengah harapan.
Masih ada duka ditengah bahagia.
Masih ada marah ditengah suka.

Masih ada iri.
Masih ada ego.
Masih ada salah.
....